Kemudahan Dalam Melindungi Setiap Momen Berharga
Melalui teknologi, PasarPolis menghadirkan solusi agar semua lapisan masyarakat dapat mengakses asuransi secara praktis dengan harga terjangkau.
Perjalanan PasarPolis
2015
PasarPolis didirikan untuk mendemokratisasi asuransi yang identik dengan proses yang rumit. Melalui teknologi terkini, PasarPolis bertekad untuuk memberi kemudahan akses serta menciptakan proses asuransi agar lebih efektif, cepat dan menyenangkan.
2018
PasarPolis mengembangkan tim teknologi handal yang berbasis di India. Di tahun yang sama, PasarPolis berhasil melakukan pendanaan Seri-A dengan 3 unicorn Indonesia - Gojek, Tokopedia, dan Traveloka.
2019
PasarPolis berekspansi ke pasar internasional - Vietnam dan Thailand - untuk menjadi penggerak industri insurtech di kawasan ASEAN.
2020
- PasarPolis melakukan pendanaan Seri-B dengan Leapfrog, Xiaomi, SBI Investment, Intudo Ventures, Alpha JWC Ventures, dan GoVentures.
2021
PasarPolis menyambut bergabungnya anak organisasi World Bank Group yaitu International Finance Corporation (IFC) sebagai investor.
Kami tidak hanya berhenti di sini. Kami akan selalu menciptakan inovasi agar mempermudah Anda dalam berasuransi.
Visi & Misi
Visi
Menjadi penyedia produk dan layanan asuransi paling diminati konsumen di Asia Tenggara melalui teknologi.
Misi
Menciptakan pengalaman berasuransi yang mudah, terjangkau dan menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat, melalui teknologi & inovasi berkelanjutan.
Kami ingin kamu memiliki pengalaman yang
menyenangkan dalam berasuransi dengan:
Dampak Positif PasarPolis
Kami bertekad untuk menjembatani kesenjangan akses asuransi bagi mereka yang belum pernah tersentuh asuransi sebelumnya, dan juga masyakarat pra-sejahtera melalui produk asuransi yang lebih mudah diakses dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui teknologi, kami berkomitmen untuk terus berinovasi menciptakan pengalaman berasuransi yang lebih menyenangkan sesuai dengan kebutuhan yang melekat di dalam keseharian konsumen.
1 Billion+ policies issued (2019-2021); Serving 24+ Million Indonesian population*
*90% di antaranya adalah nasabah pemula (1st time buyer)
*40% di antaranya adalah pekerja informal (pengemudi ojek daring, kurir, UMKM, dll)


